5 Tips Selamat Bekerja dengan Mesin

Statistik Kecelakaan terkait dengan Mesin

Tips Selamat Bekerja dengan Mesin – Bagian-bagian mesin yang bergerak dapat menyebabkan cedera serius atau kematian, seperti hancurnya anggota tubuh bahkan amputasi. Faktanya, setiap tahun tercatat 2 pekerja meninggal dan 2.000 pekerja lebih terluka saat bekerja dengan mesin (Ministry of Manpower Singapore, 2020).

Amputasi di tempat kerja biasanya berkaitan lengan, tangan, atau jari dan tentu saja setelah kehilangan lengan, tangan atau jari hidup akan berbeda.

Sumber:  WSH National Statistics Report 2012 – 2019

Grafik diatas dengan jelas menunjukkan, bahwa di negara tetangga (Singapura) setiap tahunnya lebih dari 100 pekerja mengalami amputasi. Sungguh mengerikan, angka yang sangat besar tentunya!

Bagaimanapun, perlu diperhatikan karena kebanyakan mesin memiliki bagian yang bergerak dan bagian-bagian mesin dapat bergerak dalam gerakan linier, bolak-balik, berputar, atau berosilasi, serta kombinasi. Dalam banyak kasus, bagian mesin yang bergerak ini memiliki tenaga yang cukup untuk menyebabkan cedera pada pekerja yang mengoperasikan mesin.

Contoh gambar bagian mesin bergerak yang dapat mengakibatkan amputasi

Tips Selamat Bekerja dengan Mesin

Oleh karena bahaya dari pengoperasian mesin berikut ini adalah tips selamat bekerja dengan mesin yang dapat kita lakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan (WSH Council, 2014):

1. Operasikan mesin hanya jika telah terlatih dan kompeten

Pekerja terlatih dan kompeten yang dapat mengoperasikan mesin

Hanya operasikan mesin hanya jika Anda telah terlatih untuk mengoperasikannya. Apabila Anda belum terlatih, yang terbaik adalah tidak menyalakan mesin!

2. Pastikan semua bagian yang bergerak diberi pelindung

Jangan pernah melepas, memotong atau memodifikasi alat pelindung keselamatan

Sebelum menggunakan mesin, adalah praktik yang baik untuk memeriksa bahwa semua bagian yang bergerak dilindungi dan tidak ada bagian yang bergerak yang terbuka.

Jika pelindung mesin rusak atau rusak, jangan gunakan mesin.

WSH Council’s YouTube Channel

Jika pelindung mesin tidak dapat digunakan, penggunaan alat yang tepat (pelat dorong pada contoh mesin gergaji listrik di atas) dapat digunakan untuk menjaga tangan Anda tetap aman.

3. Hentikan mesin jika tidak berfungsi dengan baik

Mesin yang abnormal tidak boleh digunakan

Anda dapat mengetahui apakah mesin tidak bekerja dengan benar jika Anda melihat bagian-bagiannya bergerak tidak normal, melihat jika terdapat kebocoran, mendengar suara aneh, memcium sesuatu yang terbakar (atau sesuatu yang tidak biasa) dan / atau merasa mesin tidak bergetar seperti biasanya.

4. Lock Out – Tag Out sebelum melakukan perbaikan atau pemeliharaan

Banyak kejadian fatal karena tidak menerapkan LOTO

Lockout – Tagout (LOTO) mengacu pada prosedur di mana kunci (atau perangkat pengunci) digunakan untuk mengamankan perangkat isolasi energi (misalnya sakelar atau katup) pada keadaan aman (misalnya, MATI) atau posisi (katup TERTUTUP).

Tag kemudian dipasang untuk memberi tahu orang lain bahwa ada aktivitas perbaikan atau pemeliharaan yang sedang berlangsung, serta nama orang di tempat kerja, dan bahwa tidak ada yang mengoperasikan mesin.

Perangkat isolasi energi pada dasarnya mengisolasi pekerja dari sumber energi berbahaya (misalnya energi listrik, energi mekanik, energi hidrolik, energi pneumatik). LOTO akan membantu mencegah mesin diaktifkan atau diberi energi secara tidak sengaja saat aktivitas kerja sedang berlangsung.

5. Gunakan alat pelindung diri yang tepat

Alat pelindung diri digunakan sesuai peruntukannya

Pekerja dapat terpapar benda jatuh atau terbang, percikan cairan, atau debu, asap, kabut, uap, atau gas berbahaya saat mengoperasikan mesin.

APD yang tepat untuk bekerja dengan mesin dapat mencakup: pakaian pelindung seperti overall, sepatu anti selip, sarung tangan tahan panas, dan alat pelindung lain seperti helm kacamata safety, pelindung pendengaran dan respirator.

APD menawarkan perlindungan dari bahaya di tempat kerja hanya jika dalam kondisi baik, dipilih dengan benar untuk aktivitas kerja dan dipasang dengan benar kepada pengguna.

Baca juga: Tips memilih helm safety untuk Anda gunakan di tempat kerja!

Penutup

Mesin memainkan peran integral dalam masyarakat kita, dan mustahil untuk hidup tanpa menggunakan mesin.Akan tetapi, dengan tidak adanya perlindungan yang tepat, bekerja dengan mesin-mesin bergerak akan sangat berisiko yang dapat mengakibatkan cedera dan kematian di tempat kerja. Oleh karena itu, sangat penting bagi semua pihak untuk bersama-sama membuat kebijakan di tempat kerja serta sistem keselamatan untuk mencegah kejadian kecelakaan. Jangan lupa untuk melakukan penilaian risiko sebelum mulai bekerja!

Referensi

Ministry of Manpower Singapore. (2020). Workplace Safety and Health Report 2019: National Statistics. 54. https://www.wsh-institute.sg/files/wshi/upload/cms/file/WSHI National Statistics Report 2014.pdf

WSH Council. (2014). Workplace Safety and Health Guidelines Safe Use of Machinery. 68. www.wshc.sg

Sharing is Caring

Andi Balladho

Andi Balladho Aspat Colle is certified Occupational Safety & Health (OSH) professional in Indonesia. As OSH Enthusiast, he loves to learn and share an articles about OSH.

You may also like...

3 Responses

  1. elispratama says:

    Safety first ‍

  2. Rendy says:

    Terima kasih sudah berbagi.
    Sangat bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *